“Kehadiran taman disekitar kita tentu membawa banyak manfaat, mulai dari memberikan udara yang lebih segar dan bersih, sebagai tempat refreshing dan dapat menjadi obat stress yang sangat bagus. Bahkan taman akan berfungsi lebih baik lagi jika menghasilkan bunga, buah atau sayuran yang bisa dikonsumsi.”
Tentunya taman yang indah memerlukan perencanaan, persiapan dan perawatan yang baik. Cara termudah untuk memperoleh taman yang indah adalah dengan menggunakan jasa konsultan lansekap, lengkap dengan jasa perawatannya. Dengan cara ini, kita hanya perlu memanggil konsultan, membayar sejumlah biaya, dan selesai sudah. Tetapi alangkah lebih bagusnya jika taman yang indah itu adalah hasil karya kita sendiri.
Berikut adalah beberapa hal yang dapat dijadikan sebagai panduan untuk menghadirkan taman yang asri dan berfungsi dengan baik.
Merencanakan Taman
Dalam merencanakan taman, hal pertama yang harus kita pikirkan adalah konsep taman itu sendiri.
Banyak sekali konsep taman yang dapat kita terapkan di rumah, misalnya konsep taman air, tropis, medierania, minimalis dan lain sebagainya. Melihat taman – taman yang sudah jadi atau melalui gambar – gambar taman yang bisa dengan mudah anda peroleh melalui majalah, tabloid, buku atau internet tentunya tentunya akan sangat berguna dalam menentukan konsep taman.
Ada beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan konsep taman:
1. Saat ini jarang sekali rumah atau hunian yang dibangun sesuai dengan desain atau model yang dikehendaki, karena kebanyakan berupa rumah jadi atau siap huni. Sesuaikan konsep taman dengan gaya rumah secara keseluruhan. Hal ini penting agar tercipta komposisi yang harmonis antara rumah tinggal dengan taman. Misalnya, untuk rumah bergaya jepang, konsep yang tepat adalah taman bergaya formal minimalis ala jepang pula.
2. Sesuaikan lahan yang tersedia untuk menentukan konsep taman. Jika lahan terbatas, jangan membuat taman dengan konsep suasana pedesaan lengkap dengan kolam ikan dan saung di tengahnya, karena hal ini malah akan membuat rumah anda terkesan sangat “penuh”.
3. Pertimbangkan juga sinar matahari yang menerpa taman, sebab kebutuhan setiap tanaman akan sinar matahari berbeda. Hal ini tentunya akan berpengaruh pada konsep taman. Seperti misalnya rumput membutuhkan matahari langsung, tanpa sinar matahari yang cukup, rumput tidak akan tumbuh baik.
4. Buatlah sketsa awal untuk konsep taman yang akan dibuat. Hal ini akan banyak membantu dalam mempertimbangkan apakah taman idaman sudah sesuai dengan konsep atau belum.
5. Jangan membeli tanaman sebelum memiliki konsep yang jelas. Hal ini perlu agar tidak membuang – buang uang untuk membeli tanaman yang pada akhirnya akan disingkirkan karena tidak sesuai dengan konsep taman.
6. Buatlah budget pengeluaran secara kasar sehingga dapat memperkirakan berapa biaya yang dibutuhkan. Survey ke beberapa tempat atau toko yang menjual tanaman dan keperluan taman tentu akan banyak membantu pembuatan budget.
Pelaksanaan
Setelah konsep taman anda telah selesai, anda dapat mulai melaksanakan pembuatan taman idaman. Untuk itu perlu disiapkan beberapa hal, seperti:
1. Persiapkan lahan. Hal yang perlu dilakukan pertama kali adalah membersihkan lahan dari rumput dan tanaman liar.
2. Setelah lahan bersih, gemburkan tanah dengan cara dicangkul untuk membalik lapisan tanah teratas. Jika lahannya tidak terlalu luas, bisa dilakukan dengan cara menggali dengan menggunakan sekop kebun yang berukuran kecil. Jika tanah terlalu padat, tambahkan pasir pada tanah. Jangan lupa menambahkan kompos atau pupuk kandang sebagai pupuk dasar taman. Pada saat ini bentuklah lahan yang sesuai dengan kontur (tinggi rendah) permukaan taman yang dikehendaki.
3. Pindahkan sketsa taman yang telah dibuat pada lahan ini dengan menggunakan bantuan tali plastik. Tujuannya adalah mempermudah menanam tanaman yang dikehendaki.
4. Tanamlah tanaman berkayu atau yang berukuran besar lebih dahulu, seperti tanaman buah, palem, kamboja.
5. Setelah itu tamanlah tanaman pelengkap yang lebih kecil dari tanaman ground cover seperti rumput, kucai mini dan lain – lain.
6. Setelah seluruh tanaman selesai ditanam, segeralah siram taman anda sehingga menjadi basah tapi jangan sampai menggenang.
7. Boleh juga mempercantik taman dengan lampu taman, batu – batu, patung atau kursi taman yang dapat dipergunakan untuk bersantai.
Perawatan
Agar taman selalu tampil prima, tentu memerlukan perawatan. Tanaman yang baru disiram, lebih membutuhkan air dari pada tanaman yang sudah mapan. Untuk itu siramlah taman sebanyak 2x sehari diawal penanaman, yaitu pada pagi dan sore hari.
Bersihkan taman dari rumput dan tanaman liar sebulan sekali, jangan lupa beri pupuk dengan kadar seimbang. Saat ini banyak dijual pupuk siap pakai untuk tanaman, baik yang berbentuk serbuk, butiran, cairan maupun tablet. Pilihlah pupuk yang sesuai dengan budget, karena pada dasarnya hampir semua pupuk kandungannya sama.
Pupuklah tanaman setelah tanaman mulai stabil yang ditandai dengan keluarnya tunas – tunas baru. Aplikasikan sesuai dengan dosis yang dianjurkan (biasanya tertera pada kemasan).
Keberadaan taman akan mengundang kehadiran binatang – binatang kecil seperti burung – burung, berbagai jenis kupu – kupu, semut dan serangga lainnya. Biarkanlah keberadaan mereka, karena justru akan menambah “warna” anda. Usahakan menggunakan pestisida seminimal mungkin. Jika serangan hama tidaklah parah, usirlah serangga penggangu secara manual, misalnya dengan diambil satu persatu.
Ingatlah selalu bahwa taman adalah untuk kita nikmati, jangan sampai keberadaan taman di sekitar kita malah menjadi beban. Buatlah taman yang indah, bermanfaat dan dengan perawatan yang mampu kita kerjakan.
Selamat membuat taman!
By: Edwin daryono
